Hubungan Perilaku dengan Status Tekanan Darah pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pagimana, Kabupaten Banggai

Associations of Behaviors with Blood Pressure Status among Adolescents in the Pagimana Community Health Center Catchment Area, Banggai

Authors

  • Futri Sakina Paulus Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • Dwi Wahyu Balebu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • Caca Sudarsa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.51888/bkm.v4i3.523

Keywords:

Remaja, perilaku, status tekanan darah, hipertensi, studi potong lintang

Abstract

Tekanan darah adalah suatu tekanan yang terdapat di dalam pembuluh darah yang terjadi saat jantung memompakan darah ke seluruh tubuh. Publikasi terbaru dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) menunjukkan bahwa 1 dari 10 anak usia 8-17 tahun mengalami prehipertensi dan hipertensi. Khusus di wilayah kerja Puskesmas Pagimana, Profil Kesehatan Puskesmas 2024 prevalensi kasus hipertensi pada usia ≥15 tahun yaitu 17,66% yang merupakan peringkat pertama dalam 10 penyakit terbesar di wilayah kerja puskesmas tersebut. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku remaja terhadap kadar tekanan darah di wilayah kerja Puskesmas Pagimana tahun 2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi Penelitian ini adalah tekanan darah remaja yang berusia 10-19 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pagimana. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 332 responden menggunakan rumus Lemeshow. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling dengan analisis menggunakan Uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Kebiasaan Konsumsi Garam (P-value 0,001), Kebiasaan Konsumsi Kafein (P-value 0,047), Kebiasaan Merokok (P-value 0,002), dan Kebiasaan Tidur (P-value 0,048) terhadap Kadar Tekanan Darah Remaja. Namun, Tidak terdapat hubungan antara Aktivitas Fisik (P-value 0,410) dan Manajemen Stres (P-value 0,446) terhadap Kadar Tekanan Darah Remaja. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif. Remaja lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini. Masyarakat, khususnya orang tua, diharapkan dapat memberikan pengawasan dan dukungan pada remaja.

Blood pressure is the force exerted by circulating blood against the walls of blood vessels as the heart pumps blood throughout the body. According to the latest report from the National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), approximately one in ten children aged 8–17 years has prehypertension or hypertension. In the Pagimana Community Health Center catchment area, the 2024 Health Profile reported a hypertension prevalence of 17.66% among individuals aged 15 years and older, making it the most common disease recorded in the area. This study aimed to examine the relationship between adolescents’ health behaviors and blood pressure status in the Pagimana Community Health Center catchment area in 2026. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted among adolescents aged 10–19 years. A total of 332 participants were selected using the Lemeshow sample size formula and proportional random sampling. Data were analyzed using the Chi-square test. The results showed significant associations between salt consumption (p = 0.001), caffeine consumption (p = 0.047), smoking (p = 0.002), and sleep habits (p = 0.048) and blood pressure status. In contrast, physical activity (p = 0.410) and stress management (p = 0.446) were not significantly associated with blood pressure status. These findings suggest that improving healthy dietary practices, reducing smoking, and promoting adequate sleep may contribute to maintaining healthy blood pressure among adolescents. Strengthening health-promotion and prevention programs through collaboration among community health centers, schools, families, and communities is recommended to encourage healthier behaviors and reduce the risk of hypertension from an early age.

 

References

Anita, A., Purwati, P., Udani, G., & Hardhanto, E. (2023). Mengendalikan Hipertensi Dan Mencegah Terjadinya Stroke Dengan Cerdik Dan “Patuh.” Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 6(7), 2759–2770. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V6i7.10294

Ankhofiya, D., Nur Kholifah, S., & Martiana, T. (2021). Analisis Hubungan Manajemen Stres Dengan Tingkat Tekanan Darah Pada Remaja Smp Kelas 8 Se-Surabaya. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(3), 173–179. Https://Doi.Org/10.14710/Mkmi.20.3.173-179

Arifin, H., Kalsum, U., Kamaruddin, M., & Safitry, R. (2026). Tekanan Darah Pada Remaja. Apakah Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Memiliki Korelasi? 8(2), 371–375.

Binti Abdul Malik, A., & Syahrul, F. (2022). Hubungan Status Gizi, Aktivitas Fisik, Konsumsi Natrium, Tingkat Stres, Dan Tempat Tinggal Dengan Tekanan Darah Remaja: Studi Cross-Sectional. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 1–14. Http://Jurnal.Fkm.Untad.Ac.Id/Index.Php/Preventif

Choi, M. K., Ahn, H. S., Kim, D. E., Lee, D. S., Park, C. S., & Kang, C. K. (2025). Effects Of Varying Caffeine Dosages and Consumption Timings on Cerebral Vascular and Cognitive Functions: A Diagnostic Ultrasound Study. Applied Sciences (Switzerland), 15(4). Https://Doi.Org/10.3390/App15041703

Delfilaura, A., Amelin, F., & Machmud, R. (2024b). Systematic Literature Review Hubungan Konsumsi Natrium Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja. Empiris: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 1(4), 200–211. Https://Doi.Org/10.62335/N8nv1f94

Dinas Kesehatan, K. B. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Banggai 2024.

Dorotheo, E. U., Arora, M., Banerjee, A., Bianco, E., Cheah, N. P., Dalmau, R., Eissenberg, T., Hasegawa, K., Naidoo, P., Nazir, N. T., Newby, L. K., Obeidat, N., Skipalskyi, A., Stępińska, J., Willett, J., & Wang, Y. (2024). Nicotine And Cardiovascular Health: When Poison Is Addictive – A Whf Policy Brief. Global Heart, 19(1). Https://Doi.Org/10.5334/Gh.1292

Dugani, S., & Gaziano, T. A. (2016). 25 By 25: Achieving Global Reduction In Cardiovascular Mortality. In Current Cardiology Reports (Vol. 18, Issue 1, Pp. 1–6). Current Medicine Group Llc 1. Https://Doi.Org/10.1007/S11886-015-0679-4

Emamian, M. H., Ebrahimi, H., Hashemi, H., & Fotouhi, A. (2021). Salt Intake And Blood Pressure in Iranian Children and Adolescents: A Population-Based Study. Bmc Cardiovascular Disorders, 21(1). Https://Doi.Org/10.1186/S12872-021-01876-Z

Eny Pemilu, K. (2022). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Remaja. Jurnal

Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1), 124–131. Http://Dx.Doi.Org/10.33846/Sf13123

Fahmi, M., Hamarno, R., Hidayah, N., & Pertami, S. B. (2023). Hubungan Perilaku Merokok Dan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Remaja. Jurnal Media Ilmu Kesehatan (Jurmedikes), 1(1), 2023. Https://Jurnal.Kusumalintasmedia.Com/Index.Php/Jurmedikes

Istiani, L. N., Andayani, N. L. N., Saraswati, P. A. S., & Dewi, A. A. N. T. N. (2024). Kualitas Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah Pada Remaja. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 12(2), 201. Https://Doi.Org/10.24843/Mifi.2024.V12.I02.P14

Kementerian Kesehatan, R. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023.

Kementrian Kesehatan, R. (2013). Riskesdas 2013.

Kementrian Kesehatan, R. (2018). Riskesdas 2018.

Kurniawati, E., & Purnamasari, I. (2024). Hubungan Pola Tidur Dengan Tekanan Darah Pada Siswa Sma N 2 Boyolali. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 01(01), 38–44. Https://Doi.Org/10.35872/Jck.V1i01.657

Kogon, A. J., Maqsood, A. M., Loguidice, J., Amaral, S., Meyers, K., & Mitchell, J. A. (2024). Sleep Duration and Blood Pressure in Youth Referred for Elevated Blood Pressure Evaluation. Pediatrics, 154(1). Https://Doi.Org/10.1542/Peds.2023-062940

Mardiana, Sunarti, S., & Arianty, U. D. (2025). Risiko Hipertensi Dini Berdasarkan Asupan Natrium Pada Remaja Di Sma Muhammadiyah 2 Samarinda Tahun 2023. 24(1), 1–5.

Milla, H., Andito, Y., Anggi, A., Anna, Y., & Maulidyah, A. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik, Konsumsi Buah Dan Sayur, Serta Cek Kesehatan Rutin Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Siswa/I Sma Sederajat di Wilayah Kerja Puskesmas Sawangan, Kota Depok. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(3), 148–155. Https://Doi.Org/10.7454/Bikfokes.V2i3.1031

Oberhoffer, F. S., Dalla-Pozza, R., Jakob, A., Haas, N. A., Mandilaras, G., & Li, P. (2023). Energy Drinks: Effects On Pediatric 24-H Ambulatory Blood Pressure Monitoring. A Randomized Trial. Pediatric Research, 94(3), 1172–1179. Https://Doi.Org/10.1038/S41390-023-02598-Y

Poltekes Kemenkes, Y. (2023). Panduan Posyandu Remaja Posyandu Remaja.

Prastika Sari, D., Pertiwi Dyah Kusudaryati, D., Dewi Noviyanti, R., Stikes Pku Muhammadiyah Surakarta, G., & Kunci Abstrak Kualitas Tidur, K. (2018). Hubungan Kualitas Tidur Dan Aktivitas Fisik Dengan

Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia Desa Setrorejo. In Profesi (Profesional Islam) Media Publikasi Penelitian (Vol. 15, Issue 2).

Priwahyuni, Y., Vita Gloria, C., Alamsyah, A., & Ikhtiyaruddin. (2021). Konseling Kenali Gejala Dan Jauhi Perilaku Berisiko Penyakit Hipertensi Di Masyarakat Rt 05 Rw 12 Kelurahan Tangkerang Selatan Kota Pekanbaru Tahun 2020. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Services), 1(1), 62–67. Https://Jurnal.Htp.Ac.Id/Index.Php/Jpkk

Saputri, R. K., & Lilfitriyani, H. (2020). Hubungan Konsumsi Minuman Ringan Dan Kopi Dengan Kejadian Hipertensi Remaja. The Medika Cendikia Journal (Jmc), 7(2), 108–117.

Saputri, R. K., Al-Bari, A., Indah, R., & Pitaloka, K. (2021). Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Remaja. Jurnal Gizi, 10(2), 10–19.

Shaumi, N. R. F., & Achmad, E. K. (2019). Kajian Literatur: Faktor Risiko Hipertensi Pada Remaja di Indonesia. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 29(2), 115–122. Https://Doi.Org/10.22435/Mpk.V29i2.1106

Sihotang, M., & Elon, Y. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Orang Dewasa the Relationship of Physical Activities with Blood Pressure Among Adults. In Chmk Nursing Scientific Journal (Vol. 4).

Siswanto, Y., Wahyuni, S., & Widyawati, S. A. (2023). Perilaku Berisiko Hipertensi Pada Remaja Di Kabupaten Semarang. Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 284–290.

Sumami, Nurhikmawati, & Annisya, F. (2024). Overview Of Hypertension In Adolescents. Jurnal Eduhealth, 15(3), 2024. Https://Doi.Org/10.54209/Eduhealth.V15i03

Surya, D. P., Anindita, A., Fahrudina, C., & Amalia, R. (2022). Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), 107–119.

Tandiono, E. J., & Budiyanti, E. (2023). The Effect of Coffee Consumption on Acute Increased Blood Pressure in Normotensive Teens. Journal Of Urban Health Research, 1(2), 79–84.

Tirta, K. F., & Drew, C. (2026). Hubungan Perilaku Merokok Dengan Tekanan Darah Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022 Dan 2023 Association. Damianus Journal of Medicine, 25(1), 35–44

Trista, N., Fauziyah, A., & Sofianita, N. I. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Darah Pada Remaja Sma Di Depok, Jawa Barat. Amerta Nutrition, 8(3sp).

Try Sepriani, D., Rizka, Y., & Nurchayati, S. (2025). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi Dengan Risiko Hipertensi Pada Remaja Di Sman 14 Pekanbaru. Jhcn: Journal of Health & Cardiovascular Nursing, 5(1).

Ully, N. H., Oematan, G. T., Liufeto, M. O. L., & Jutomo, L. (2025). Asupan Natrium Dan Status Obesitas Sebagai Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Remaja di Kota Kupang. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 5673–5680.

Wahyudi, C. T., & Albary, R. (2021). Korelasi Perilaku Merokok Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Remaja Chandra. 6(1), 62–71.

Who. (2025). Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Paulus, F. S., Balebu, D. W., & Sudarsa, C. (2026). Hubungan Perilaku dengan Status Tekanan Darah pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pagimana, Kabupaten Banggai: Associations of Behaviors with Blood Pressure Status among Adolescents in the Pagimana Community Health Center Catchment Area, Banggai. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 4(3), 169–183. https://doi.org/10.51888/bkm.v4i3.523