Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mansamat

Community Behavior in Dengue Hemorrhagic Fever Prevention in the Mansamat Health Center Working Area

Authors

  • anisa dewi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • Dwi Wahyu Balebu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • NHD Gunawan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk

Keywords:

Demam berdarah dengue, pengetahuan, sikap, tindakan

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian di Indonesia. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus serta sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Di wilayah kerja Puskesmas Mansamat, jumlah kasus DBD mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir dan meningkat pada tahun 2024 menjadi 25 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat dalam pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Mansamat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Mansamat sebanyak 2.220 kepala keluarga. Sampel penelitian berjumlah 92 responden yang diperoleh menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 73 responden (79,3%), sikap baik sebanyak 74 responden (80,4%), dan tindakan baik sebanyak 72 responden (78,3%). Meskipun demikian, masih terdapat responden dengan kategori tidak baik pada masing-masing variabel serta masih ditemukan kasus DBD di wilayah penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum perilaku masyarakat dalam pencegahan DBD berada pada kategori baik. Namun, masih terdapat sebagian masyarakat yang memiliki pengetahuan, sikap, dan tindakan yang belum optimal sehingga upaya peningkatan perilaku pencegahan DBD tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta perbaikan lingkungan untuk mendukung upaya pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Mansamat.

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a significant public health concern in Indonesia. The disease is transmitted through the bites of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes and is strongly influenced by environmental conditions and community behavior. In the Mansamat Public Health Center service area, the number of DHF cases fluctuated over the last three years and increased to 25 cases in 2024. This study aimed to describe community behavior regarding DHF prevention in the Mansamat Public Health Center service area. A descriptive study with a quantitative approach was conducted. The study population consisted of 2,220 households residing in the service area. A total of 92 respondents were selected using the Lemeshow formula and Proportional Random Sampling technique. Data were collected through interviews using a structured questionnaire and analyzed descriptively using univariate analysis. The findings were presented as frequency distributions and percentages. The results showed that most respondents had good knowledge (73 respondents; 79.3%), positive attitudes (74 respondents; 80.4%), and good preventive practices (72 respondents; 78.3%) regarding DHF prevention. However, a proportion of respondents still demonstrated inadequate knowledge, attitudes, and practices, and DHF cases were still reported in the study area. In conclusion, community behavior toward DHF prevention was generally categorized as good. Nevertheless, continuous efforts through health education, community empowerment, and environmental improvement are needed to strengthen DHF prevention measures in the Mansamat Public Health Center service area.

References

Andriani, R., Haeruddin K, Azfari Azis, Eky Endriana A, & La Ode Syaiful Islamy H. (2023). Studi Kualitatif Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Melai. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1661–1667. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3826

Carolina, P. (2024). Hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 7(1), 97–103. https://doi.org/10.32524/jksp.v7i1.1123

Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan. (2024). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan 2024. 2.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hardian, A., Sitepu, E., Mulyapradana, A., Sitopu, J. W., Wardono, B. H., Bina, U., Informatika, S., Agung, U. D., & Simalungun, U. (2025). Hubungan Lingkungan, Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue. Indonesian Research Journal on Education. 5, 1079–1085.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Fauziah Rahmasari, F., Kurniasari, F., Bachtiar, A., & Candi, C. (2025). SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Tinjauan Sistematis Dampak Perubahan Iklim terhadap Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Asia Tenggara : Analisis Artikel Tahun 2016-2025. SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat), 4(3), 809–821. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5441

Mahendra, Y. I., Syaniah, A. E., Astari, R., Sy, T. Z. M., & Aulia, W. (2022). Analisis Penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 1732. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.2790

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Rastika Dewi, N. K. D., Satriani, N. L. A., & Pranata, G. K. A. W. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Masyarakat Di Kabupaten Buleleng. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(1), 67–73. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i1.360

World Health Organization. (2024). Dengue and Severe Dengue. Geneva: World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

anisa dewi, Balebu, D. W., & Gunawan, N. (2026). Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mansamat: Community Behavior in Dengue Hemorrhagic Fever Prevention in the Mansamat Health Center Working Area. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 4(3), 212–219. Retrieved from https://journal-fkm.untika.ac.id/bkm/article/view/551