Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Petugas Keamanan PT Aitara Wira Karta Tahun 2026
Factors Associated with Work Fatigue among Security Officers at PT Aitara Wira Karta in 2026
DOI:
https://doi.org/10.51888/bkm.v4i3.552Keywords:
Kelelahan kerja, shift kerja, durasi kerja, masa kerja, petugas keamananAbstract
Kelelahan fisik merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami oleh tenaga kerja. Kelelahan fisik dapat menurunkan kemampuan kerja, mengurangi konsentrasi, meningkatkan kesalahan kerja, serta berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, shift kerja, masa kerja, durasi kerja, dan riwayat penyakit dengan kelelahan fisik pada petugas keamanan PT Aitara Wira Karta tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu petugas keamanan PT Aitara Wira Karta yang berjumlah 91 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Fatigue Assessment Scale (FAS) sebagai instrumen utama untuk mengukur tingkat kelelahan fisik. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel, serta dianalisis secara bivariat menggunakan Fisher’s exact test. Hasil penelitian kategori kelelahan normal sebanyak 87 orang (95,6%), sedangkan 4 orang (4,4%) mengalami kelelahan fisik. Berdasarkan hasil uji bivariat, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kelelahan fisik dengan nilai (p=0,070), masa kerja (p=0,619), shift kerja (p=0,278), durasi kerja (p=0,570) dan riwayat penyakit (p=1,000). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa tingkat kelelahan fisik pada petugas keamanan PT Aitara Wira Karta secara umum masih berada pada kategori normal. Selain itu, usia, masa kerja, shift kerja, durasi kerja, dan riwayat penyakit tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan variabel yang diteliti.
Physical fatigue is a common occupational health problem that can reduce work performance, impair concentration, increase work errors, and contribute to occupational accidents. This study aimed to analyze the association between age, work shift, length of service, working duration, and medical history with physical fatigue among security officers at PT Aitara Wira Karta in 2026. A quantitative analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 91 security officers selected using a total sampling technique. Physical fatigue was assessed using the Fatigue Assessment Scale (FAS) questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics and Fisher's exact test. The findings showed that 87 respondents (95.6%) had normal fatigue levels, while 4 respondents (4.4%) experienced physical fatigue. Fisher's exact test indicated no significant association between physical fatigue and age (p = 0.070), length of service (p = 0.619), work shift (p = 0.278), working duration (p = 0.570), or medical history (p = 1.000). In conclusion, most security officers had normal physical fatigue levels. No significant associations were found between age, length of service, work shift, working duration, medical history, and physical fatigue in this study sample.
References
Ayu, K., & Djamalus, H. (2025). Faktor risiko kelelahan fisik pada pekerja satpam: Systematic literature review. Syntax Literate, 10(6), 8481–8498.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sulawesi Tengah. (2025). BPJAMSOSTEK Sulteng bayar klaim JKK Rp8,4 miliar Januari–Mei 2025. ANTARA Sulawesi Tengah.
International Labour Organization. (2024). Ensuring safety and health at work in a changing climate. International Labour Organization. https://doi.org/10.54394/TAOE9415
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kurnia Indah Sari, & Paskarini, I. (2023). Hubungan antara shift kerja dan durasi kerja dengan keluhan kelelahan pada perawat di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jember Tahun 2021. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 47–55.
Michielsen, H. J., de Vries, J., van Heck, G. L., van de Vijver, F. J. R., & Sijtsma, K. (2004). Examination of the dimensionality of fatigue: The construction of the Fatigue Assessment Scale (FAS). European Journal of Psychological Assessment, 20(1), 39–48.
Panghestu, W. K. P., Sujangi, Jayadi, H., Yulianto, B., & Prasetyo, A. (2024). Pengaruh shift kerja terhadap kelelahan fisik perawat di RSUD Kota Madiun Tahun 2023. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(1), 35–38.
Rahayu, S., Pratiwi, A. D., & Liaran, R. D. (2025). Hubungan beban kerja, status gizi, shift kerja, kualitas tidur, keluhan MSDs dengan kelelahan kerja pada karyawan PT. X Tahun 2023. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 5(4), 177–186.
Rahmat, S. M., Ariscari, P., & Ichwansyah, F. (2024). Analisis faktor risiko penyebab kelelahan fisik pada petugas keamanan di PT Jannata Group Indonesia. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 10(1).
Rusila, Y., & Edward, K. (2022). Hubungan antara umur, masa kerja dan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja di Pabrik Kerupuk Subur dan Pabrik Kerupuk Sahara di Yogyakarta. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(1), 39–49.
Saenen, L., Verheyden, G., & Orban de Xivry, J. J. (2023). The differential effect of age on upper limb sensory processing, proprioception, and motor function. Journal of Neurophysiology, 130(5), 1183–1193. https://doi.org/10.1152/jn.00209.2023
Suma'mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.
Tarwaka. (2019). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja (Edisi II). Surakarta: Harapan Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Ulandari, A., Noor, M. S., Noor, I. H., & Nisa, M. A. (2024). Hubungan beban kerja, durasi kerja, dan ritme sirkadian terhadap kelelahan fisik perawat. Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(1), 8–20.
William, Rumiati, F., Antoni, M., & Agustina, W. A. (2022). Hubungan kelelahan fisik dengan shift kerja pada petugas keamanan. Jurnal Kedokteran Meditek, 28(1), 34–42.
Yusfitrida, Pawitra, T. A., & Gunawan, S. (2024). Analisis beban kerja fisik dan kelelahan fisik pada pekerja fabrikasi workshop PT XYZ. Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering, 6, 137–147.
Zuraida, R., & Ho, H. H. (2014). Pengujian Skala Pengukuran Kelelahan (SPK) pada Responden di Indonesia. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1012–1020. https://doi.org/10.21512/comtech.v5i2.2357
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 risantia dalang, Mirawati Tongko, Risky Ekaputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
