Karakteristik Sarana Sanitasi Dasar di Desa Balayon Kec Liang Kab Banggai Kepulauan
Characteristics of Basic Sanitation Facilities in Balayon Village Liang District Banggai Islands Regency
DOI:
https://doi.org/10.51888/phj.v14i1.140Keywords:
Sanitasi dasar, jamban, SPAL, tempat sampahAbstract
Sanitasi yang buruk dapat menyebabkan penyakit. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh sanitasi lingkungan adalah diare. Diare merupakan penyakit endemis dengan kejadian luar biasa di Indonesia yang bisa menyerang seluruh kelompok usia. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau dekripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Waktu penelitian mulai bulan juli – agustus 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di desa Balayon yaitu sebanyak 99 kepala keluarga. Sampel dari penelitian ini sebagai populasi dari kepala keluarga di desa Balayon yang ditetapkan dengan rumus sebagai rumus solvin. Dalam penelitian ini alat untuk pengumpulan data adalah kuisioner dan cara pengumpulan dengan data primer diperoleh dengan melakukan wawancara langsung dan melalui kuisioner yang berisikan daftar pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun sesuai dengan tujuan penelitian yang akan disebarkan pada responden dan data sekunder diperoleh dari kantor Kepala Desa Balayon dan Polindes di Desa Balayon. Hasil penelitian menunjukan dari 82 rumah yang ada di Desa Balayon terdapat 65(86 persen) jamban yang memenuhi syarat, ada 21(25 persen) rumah yang memiliki SPAL, dan 61(74 persen) yang memiliki tempat sampah.
Poor sanitation can cause disease. One of the diseases caused by environmental sanitation is diarrhea, which is an endemic disease with widespread occurrence in Indonesia that can affect all age groups. This type of research is a descriptive research method, namely a research method conducted with the main objective of making an objective description or description of a situation. The time for the research was from July to August 2022. The population in this study were all heads of families in Balayon village, namely 99 heads of families. The sample of this study is the population of the heads of families in Balayon village which is determined by the formula as the solvin formula. In this study the tool for data collection was a questionnaire and the method of collecting primary data was obtained by conducting direct interviews and through a questionnaire containing a list of questions that had been prepared according to the research objectives to be distributed to respondents and secondary data obtained from the office of the Balayon Village Head and Polindes in Balayon Village. The results showed that of the 82 houses in Balayon Village, there were 65(86 percent) latrines that met the requirements, 21(25 percent) houses had SPAL, and 61(74 percent) had trash bins.
References
Citramawati Taangga, DwiWahyu Balebu, Bambang Dwicahya. 2022. “Gambaran Sarana Sanitasi Dasar di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara.” 1(1):111.
Dian Prasasti Kurniawati Shintia Yunita Arini, Isas Awwalina, Nala Astari Pramesti. 2021. “Poor Basic Sanitation Impact On Diarrhea Cases In Toddlers.” Jurnal Kesehatan Lingkungan 13(1).
Fuad Hilmi Sudasman, Lailatul Qomariyah, Anom Dwi Prakoso. 2020. “Potret Spasial Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar Pada Rumah Tangga Di Kabupaten Bandung.” Journal Of Public Health Inovation 1(1).
Herawaty Riogilang. 2016. “Identifikasi Dan Pedampingan Untuk Mengatasi Masalah Sanitasi Pada Pemukiman Kumuh Di Kampung Sanger, Sario Manado.” Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi 3(2).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Jakarta.
Nara Raihani, Laili Rahayuwati, Desy Indra Yani, Windy Rakhmawati, Witdiawati. 2023. “Hubungan Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Stunting Pada Balita.” Journal of Nursing Care 6(1).
Pambudi, Yonathan Suryo, Elvis Umbu Lolo. 2021. “Analisis Pengaruh Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Penghasilan, Dan Jenis Kelamin Terhadap Kualitas Sarana Sanitasi Dasar Rumah Tinggal.” Jurnal Kesehatan Kusuma Husada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Efrila, Isyana Fariza, Dwi Wahyu Balebu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.