Sosialisasi Kesehatan pada Masyarakat di Desa Tongkonunuk Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai
Health Socialization to the Community in Tongkonunuk Village, Pagimana District, Banggai Regency
DOI:
https://doi.org/10.51888/maleo.v3i2.304Keywords:
Pengalaman belajar lapangan, pengetahuan, sikap masyarakat, PBL IIAbstract
Permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, menjadi fokus utama dalam Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II. Berbagai isu seperti rendahnya kesadaran akan kebersihan lingkungan, pengelolaan air limbah yang belum optimal, serta masih adanya masyarakat yang belum mengetahui stunting menjadi tantangan yang dihadapi, serta pengendalian stunting juga teridentifikasi sebagai masalah utama. Intervensi yang dilakukan mencakup edukasi tentang pengelolaan sistem pembuangan air limbah (SPAL), bahaya penggunaan obat nyamuk bakar, penggunaan kayu bakar dan pentingnya kepemilikan ceorobong asap, pentingnya pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, dampak kebiasaan keluar malam, pentingnya pengetahuan Stunting, pengendalian vektor binatang pembawa penyakit, dampak kebiasaan menggantung pakaian serta pentingnya kualitas air bersih dalam rumah tangga. Kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan lingkungan dan individu, serta membangun kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah kesehatan di lingkungan mereka sendiri. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap isu-isu kesehatan, yang tercermin dalam perubahan perilaku sehari-hari, seperti peningkatan penggunaan fasilitas sanitasi yang layak dan partisipasi aktif dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Diperlukan kolaborasi yang lebih intensif antara petugas kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mengoptimalkan upaya peningkatan kesehatan secara berkelanjutan di Desa Tongkonunuk.
Public health issues in Tongkonunuk Village, Pagimana Subdistrict, Banggai Regency, became the main focus of the Field Learning Experience (PBL) II. Various challenges were identified, including low awareness of environmental cleanliness, suboptimal wastewater management, and a lack of knowledge about stunting among some community members. Additionally, stunting prevention was recognized as a major concern. The interventions implemented included education on wastewater disposal system (SPAL) management, the dangers of using mosquito coils, the use of firewood and the importance of owning a chimney, the importance of blood pressure and blood sugar check-ups, the impact of going out at night, knowledge about stunting, vector control of disease-carrying animals, the impact of hanging clothes indoors, and the importance of clean water quality in households. The Field Learning Experience (FLE) II aimed to enhance community knowledge and awareness regarding the importance of environmental and individual health, as well as to empower the community in identifying and addressing health issues in their surroundings. Evaluation results indicated a significant improvement in public knowledge and attitudes toward health issues, reflected in behavioral changes such as increased use of proper sanitation facilities and active participation in environmental cleanliness activities. More intensive collaboration between health workers, village authorities, and the community is needed to optimize sustainable health improvement efforts in Tongkonunuk Village.
References
Apriyani, & Yulianus. (2022). Kebiasaan menggantung pakaian dan menguras kontainer sebagai faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Air Putih Samarinda. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1), 225–228. https://doi.org/10.33846/sf13143
Bappenas. (2023). Bappenas Bersama UN Sepakati Kolaborasi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. New York: McGraw-Hill.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kesehatan, J. P., Eko, S., Sinaga, N., Keperawatan, A., & Lebak, Y. Y. (2024). Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes Melitus Dengan Melakukan Pemeriksaan Tekanan Darah dan Gula Darah Sewaktu (GDS) Di Panti Werda Serang. 7(1). http://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id
Mardhatillah, D., Syahda, S., Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, M., & Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, D. (n.d.). Faktor Perilaku Keluarga yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Kampa Tahun 2024 Family Behavioral Factors Related to The Incident of ISPA In Toddlers in The Working Area Of UPT. Kampa Health Center In 2024. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/
Sari, V. P., & Wibowo, A. (2019). The Role of Environmental Sanitation in Preventing Diarrhea among Under-Five Children in Urban Slum Areas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45-52.
Sudarsa, C., Dwi Cahyani, R., & Kanan, M. (n.d.). Penyuluhan tentang Pentingnya Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Desa Dowiwi Kecamatan Simpang Raya, Sulawesi Tengah (Counseling on the Importance of Waste Water Disposal Channels (SPAL) in Dowiwi Village, Simpang Raya District, Central Sulawesi). Jurnal Pengabdian Maleo, 2(1), 2023. https://journal.fkm-untika.ac.id/index.php/jat
Velies, D. S., Octavius, G. S., Sherly, S., Riannie, C., & Sungono, V. (2023). Healthcare Seeking Behaviour in Medical and Non-Medical Students: A Comparative Cross-Sectional Study in Tangerang Indonesia. Health Science Journal of Indonesia, 14(2).
World Health Organization (WHO). (2021). Guidelines on Sanitation and Health. Geneva: WHO Press.
Wahyuni, S., & Hadi, H. (2020). Factors Associated with Stunting among Children Aged 24-59 Months in Indonesia. Kesmas: National Public Health Journal, 15(2), 58-64.
Wallerstein, N., & Duran, B. (2010). Community-Based Participatory Research Contributions to Intervention Research: The Intersection of Science and Practice to Improve Health Equity. American Journal of Public Health, 100(S1), S40-S46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risky ekaputri Putri, Prabowo Brata, Moh Fadly Efendi, Pratiwi Jayanti Alimin, Devi Triyana Saluki, Nuraintan Nuraintan, Fadila Fidiyanti R. Daud, Rintan Ramadaniyati Marhaba, Dewi Lawajo, Riski Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
