Isolasi dan Identifikasi Biokimiawi Bakteri Patogen pada Saluran Pencernaan Lalat Hijau (Chryzomya megachepala)
Isolation and Biochemical Identification of Pathogenic Bacteria In the Green Flies Digestive Tract (Chryzomya Megachepala)
DOI:
https://doi.org/10.51888/phj.v10i1.6Keywords:
Chrysomya Sp, Saluran Pencernaan, Bakteri Patogen, Isolasi, Identifikasi BiokimiawiAbstract
Lalat dapat mentransmisikan sekitar 64 jenis bakteri patogen, pada manusia. Genus Musca, Chrysomya dan Sarcophaga merupakan genus lalat, dimana anggota-anggota spesiesnya, banyak berhabitat di sekitar manusia. Chrysomya sp. dikenal sebagai lalat hijau dengan ciri warna tubuh yang hijau atau kehijauan, mengkilat dan berpotensi menimbulkan myasis baik pada manusia maupun hewan. Bakteri Patogen adalah bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada hospes atau inang yang dihinggapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis bakteri patogen yang terdapat pada saluran pencernaan lalat hijau (C. megachepala) dengan melakukan isolasi dan identifikasi secara biokimiawi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental dengan model eksperimen murni. Sampel lalat diperoleh dari tempat sampah sementara (TPS) di lingkungan rumah sakit. Saluran pencernaan lalat hijau diisolasi pada medium MCA (Mac Conkey Agar) dan MSA (Mannitol Salt Agar). Satu isolat yang diperoleh dari isolasi dan identifikasi biokimiawi yaitu bakteri Providencia sturtii. merupakan salah satu bakteri patogen yang berpotensi sebagai penyebab infeksi nosokomial. Diharapkan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait, agar dapat melakukan pengelolaan sampah dengan baik untuk mencegah penyakit yang ditularkan oleh lalat.
Flies can transmit about 64 types of pathogenic bacteria, in humans. The genus Musca, Chrysomya and Sarcophaga are the genus of flies, where members of the species live in habitats around humans. Chrysomya sp. known as a green fly with green or greenish body color characteristics, shiny and potentially cause myasis in both humans and animals. Pathogenic bacteria are parasitic bacteria that cause disease in the host or host. The purpose of this study was to determine the type of pathogenic bacteria found in the digestive tract of green flies (C. megachepala) by conducting biochemical isolation and identification. This research is an experimental descriptive study with a pure experimental model. Flies samples were obtained from a temporary trash can (TPS) in the hospital environment. The digestive tract of green flies was isolated on MCA (Mac Conkey Agar) and MSA (Mannitol Salt Agar) medium. One isolate obtained from the isolation and biochemical identification is the bacteria Providencia sturtii. is one of the pathogenic bacteria that has the potential to cause nosocomial infections. It is expected that the local government and related agencies, in order to be able to manage waste properly to prevent diseases transmitted by flies.
References
Byrd J.H and Castner J.L (2001). Insect of fotensic importance. In forensic Entomology: the utility of arthropods in legal investigation. New York: CRC press.
Depkes RI. (1991). Petunjuk Teknis Pemberantasan Lalat. Jakarta.
Hastutik P& Loeki E. Putri. (2007). Potensi Musca domestica Linn. Sebagai Vektor Beberapa Penyakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. XXII No. 3 Desember 2007.
Pelczar, Michael dan E.C.S. Chan. (2005). Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta: Penerbit UI-Press.
Rachdie, Abu Salma Muhammad. (2007). “Mukjizat Hadits Lalat, Studi Ilmiah Hadits Lalat dalam Perspektif Islam dan Ilmu Medis Modern”. Maktabah lit Tahmil: Malang.
Riga NP, Buntuan V, Rares F. (2015). Identifikasi Bakteri Aerob yang Dapat Menyebabkan Infeksi Nosokomial di Ruangan Instalasi Gizi BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO. Jurnal e- Biomedik (eBm) Volume 3(1): 227-235.
Setyawan, F.H. (2016). Teknik Identifikasi Bakteri pada Ikan Konsumsi Air Tawar dengan Metode Automatic Identification System menggunakan Vitek 2 Compact di Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang, Banten. Praktek Kerja Magang Program Studi Budidaya Perairan Fak. Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya.
Simanjuntak, N.C.E. (2001). Potensi lalat sebagai vektor mekanik cacing parasit. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Institute Pertanian Bogor.
Suraini. (2011). Jenis-jenis Lalat (Diptera) dan Bakteri Enterobacteriaceae yang terdapat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kota Padang. Diakses tanggal 16 April 2018 http://pasca.unand.ac.id/id/wp-content/uploads/2011/09/.pdf.
Syarif N. (2017). Isolasi dan Identifikasi Molekuler Bakteri pada Sayap Lalat Hijau (Chrysomya sp.). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makasaar
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Maria Kanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.