Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat di Desa Sakay Tahun 2025

Healthy Living Community Movement (GERMAS) Education to Improve Healthy Living Behavior in Sakay Village in 2025

Authors

  • Siti Halima Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk
  • Bambang Dwicahya Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.51888/maleo.v4i2.451

Keywords:

Edukasi kesehatan, GERMAS, perilaku hidup sehat, promosi kesehatan, penyakit tidak menular

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan strategi promotif dan preventif untuk mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai tujuan, manfaat, dan penerapan GERMAS dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu kendala dalam membangun budaya hidup sehat di tingkat desa. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang GERMAS di Desa Sakay, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Kegiatan melibatkan 62 responden yang dipilih dengan teknik total sampling terhadap peserta yang hadir dan mengisi kuesioner secara lengkap. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan edukatif-partisipatif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara deskriptif. Responden dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 9,7% menjadi 29,0%, kategori cukup meningkat dari 35,5% menjadi 56,1%, sedangkan kategori kurang menurun dari 54,4% menjadi 19,4%. Pada aspek sikap, responden dengan sikap positif meningkat dari 83,9% menjadi 98,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi GERMAS dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap perilaku hidup sehat. Namun, kegiatan lanjutan masih diperlukan agar peningkatan pengetahuan dan sikap dapat berkembang menjadi praktik nyata, seperti aktivitas fisik rutin, konsumsi buah dan sayur, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular.

The Healthy Living Community Movement (GERMAS) is a promotive and preventive strategy aimed at encouraging communities to adopt healthy behaviors as an effort to prevent non-communicable diseases. Limited community understanding of the objectives, benefits, and implementation of GERMAS in daily life remains a challenge in developing a healthy living culture at the village level. This educational activity aimed to improve community knowledge and attitudes regarding GERMAS in Sakay Village, Totikum District, Banggai Kepulauan Regency. The method used was a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The activity involved 62 respondents selected through total sampling among participants who attended the activity and completed the questionnaires. The intervention was conducted through participatory health education, discussion, and question-and-answer sessions. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires, and the data were analyzed descriptively using frequency distributions and percentages. The results showed a descriptive increase in knowledge. Respondents with good knowledge increased from 9.7% to 29.0%, those with moderate knowledge increased from 35.5% to 56.1%, while those with poor knowledge decreased from 54.4% to 19.4%. In terms of attitude, respondents with positive attitudes increased from 83.9% to 98.4%. These findings indicate that GERMAS education can improve community understanding and acceptance of healthy living behaviors. However, follow-up activities are still needed to translate improved knowledge and attitudes into actual practices, such as regular physical activity, fruit and vegetable consumption, periodic health checks, and control of risk factors for non-communicable diseases.

References

Apriyani, A., Kusumawati, R. M., Suwignyo, & Wulandari, K. (2025). Sosialisasi pentingnya Germas dalam meningkatkan kesehatan lingkungan. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 151–158. https://doi.org/10.30787/gemassika.v9i2.1301

Arifuddin, M. A. T., Amirullah, A. N., Sasmita, S., Novianti, E., Sainal, A. A., Bustang, B., Azis, A. N. A., Asikin, H., Tabur, E. E. L., & Uleng, M. S. (2026). Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 135–144. https://doi.org/10.54082/jamsi.2418

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badarali, M. B., Rungsihirunrat, K., & Herman, B. (2025). The effect of ‘GERMAS’ policy implementation and community participation on reducing the risk factors of non-communicable diseases due to low fruit and vegetable consumption in Riau Province, Indonesia. South Eastern European Journal of Public Health, 7120–7141. https://doi.org/10.70135/seejph.vi.6392

B, H., Akbar, H., & Sarman, S. (2021). Pencegahan penyakit tidak menular melalui edukasi CERDIK pada masyarakat Desa Moyag Kotamobagu. Abdimas Universal, 3(1), 83–87. https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v3i1.94

Eprila, E., Komariah, N., Lestari, D., & Amanda, A. (2025). Peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kelurahan Tugu Kecil RT 003 RW 004 Kota Prabumulih tahun 2024. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(11), 5043–5047. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i11.1928

Kurniawati, S. A., Saimi, S., & Sastrawan, S. (2024). Evaluation of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) effectiveness in Bima City. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA, 12(4). https://doi.org/10.33394/j-ps.v12i4.12753

Nasution, I. S., Al Maghirah, A., Azkia, A. N., Panjaitan, A. N., & Sitorus, D. S. B. (2025). GERMAS sebagai strategi nasional: Evaluasi kebijakan menuju Indonesia sehat. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 9166–9177. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.45084

Setiaji, B., Wiyati, E. R., Octaviana M, I., Hasanah, S. A. U., & Wulandari, L. (2025). Strengthening the policy of the Healthy Living Community Movement (GERMAS): Building a healthy living culture for a golden Indonesia. Eduvest: Journal of Universal Studies, 5(8), 10094–10102. https://doi.org/10.59188/eduvest.v5i8.51023

World Health Organization. (2025). Noncommunicable diseases. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Halima, S., & Dwicahya, B. (2026). Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat di Desa Sakay Tahun 2025: Healthy Living Community Movement (GERMAS) Education to Improve Healthy Living Behavior in Sakay Village in 2025. Jurnal Pengabdian MALEO, 4(2), 102–110. https://doi.org/10.51888/maleo.v4i2.451

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>